ads

Ads

ads

Sponsor

Selasa, 19 Mei 2020

Kisah Bu Annisa, Ibu Rumah Tangga yang Buka Warung Gratis Tiap Jumat




Hari Kamis telah beranjak dan digantikan oleh hari Jumat. Pagi itu, Bu Annisa sudah sibuk di dapur. Dapurnya mengepul lebih lama dibanding hari-hari biasanya. Jenis makanan yang dimasaknya hari itu juga lebih beragam dan jumlahnya lebih banyak.

Setelah selesai berkutat di dapur, Bu Annisa bersiap-siap membuka warungnya. Pukul 11.00 warungnya sudah buka. Berbagai makanan tersaji di sana. Mulai dari nasi dan berbagai lauknya, bermacam kue, buah pisang, tidak ketinggalan juga air mineral dan minuman segar lainnya.

Untuk menarik pembeli, Bu Annisa memasang spanduk di warungnya. Sebuah spanduk dengan ukuran sekitar 2x1 meter itu memiliki latar berwarna oranye dengan tulisan besar-besar berwarna hijau. Tulisan yang berwarna hijau berbunyi “WARUNG GRATIS”.

Di bawahnya tulisan itu terdapat rangkaian kalimat dengan ukuran yang lebih kecil berwarna putih dengan latar belakang biru. Tulisan tersebut berbunyi “Silahkan Ambil Secukupnya & Bayar dengan Doa”.

Benar, Bu Annisa tidak mengambil untung dari usaha warungnya tersebut. Alih-alih memungut bayaran kepada orang-orang yang makan di warungnya, Bu Annisa memberikannya secara Cuma-Cuma. Pembeli cukup membayarnya dengan doa.

 
Siapa Sosok Bu Annisa?

Bu Annisa merupakan pemilik dari warung gratis tersebut. Bu Annisa menghabiskan kesehariannya menjadi seorang ibu rumah tangga. Setiap jumat pukul 11.00, Bu Annisa membuka warung gratisnya yang terletak di Gang Peniti 1 Jalan Imam Bonjol, Pontianak Selatan, Kalimantan Barat.

Berbeda dengan kebanyakan orang yang membuka usaha tempat makan agar bisa mendapatkan penghasilan tambahan, Bu Annisa membuka warungnya untuk berbagi kepada orang-orang di sekitar yang membutuhkan.

Modal yang dibutuhkan Bu Annisa tentu tidak sedikit. Meskipun demikian, Bu Annisa mengaku tidak takut merugi dengan menggratiskan dagangannya tersebut. Ibu rumah tangga ini yakin dengan janji Allah kepada hambanya yang mau bersedekah dan berbagi kepada sesamanya.

Janji Allah itu sudah dibuktikan sendiri olehnya. Menurut pengakuannya, Bu Annisa mendapatkan rezeki yang lebih, terutama dalam hal kesehatannya. Setiap hari Jumat tiba, beliau merasa lebih bersemangat dan lebih sehat untuk membuka warung gratisnya.

Kebaikan kecil yang dilakukannya ini juga berhasil menular kepada lebih banyak orang. Bu Annisa menuturkan usaha warung gratisnya banyak mendapat bantuan dari para donatur yang menginginkan warung gratis ini terus ada. Mereka ada yang memberikan bahan baku, ada yang memberikan dalam bentuk uang, ada juga yang memberikan dalam bentuk makanan.

 
Kebaikan untuk Bu Annisa

Bu Annisa membuka warung gratisnya murni untuk berbagi kepada sesama dan membuat orang di sekitar merasa senang. Keberadaan warung gratisnya yang berdiri sejak Agustus 2019 lalu ini telah membantu banyak orang yang membutuhkan.

Kita juga bisa meniru semangat berbagi yang dimiliki oleh Bu Annisa. Kita tidak harus melakukannya dengan cara yang sama. Selama kita memiliki semangat kebaikan yang sama, kita bisa berbagi untuk orang-orang sekitar kita. Semangat kebaikan sebaiknya di-#AwaliDenganKebaikan. Dimulai dari diri sendiri dan keluarga, kemudian kita bisa menularkannya kepada orang lain di sekitar.

Salah satunya dengan memberikan perlindungan terbaik untuk diri sendiri dan keluarga dari risiko kerugian finansial yang mungkin dialami. Kita bisa melakukannya dengan cara bergabung menjadi anggota Produk Asuransi Syariah dari Allianz.

Allianz merupakan perusahaan Asuransi Syariah Indonesia dengan reputasi terbaik yang menawarkan dua kebaikan sekaligus dalam satu produk. Yang pertama adalah perlindungan untuk kita dan keluarga. Yang kedua adalah manfaat kebaikan yang dibagikan kepada orang yang membutuhkan melalui program sosial yang dijalankan Allianz.

Dana yang digunakan dalam program sosial ini berasal dari sebagian dana yang kita bayarkan dalam produk asuransi tersebut. Jika kita ingin berkontribusi lebih, kita bisa memanfaatkan fitur wakaf yang disediakan oleh Allianz.

Jadi, dengan memulai kebaikan untuk diri dan keluarga, kita sudah berkontribusi menebarkan kebaikan kepada orang lain yang lebih membutuhkan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

LightBlog
Adbox